Fotografi bukanlah sekedar jepret-jepret sembarangan. Untuk menghasilkan foto yang bagus, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Tetapi kali ini, kita tidaklah membahas mengenai cara membuat foto yang bagus.

Yang kita bahas adalah foto yang bagus itu seperti apa sih?

Mungkin Anda akan menjawab,

“Foto yang perspektifnya bla bla bla..”

“Foto yang tone warnanya bla bla bla..”

“Foto berbau human interest bla bla bla..”

Bahkan istilah dunia fotografi yang njlimet-pun bisa keluar dari berbagai orang yang menekuni dunia fotografi.

Menurut saya, foto yang bagus itu adalah selera masing-masing.

Sama seperti makanan, saya makan nasi goreng di XYZ saya bilang enak, kemudian teman saya makan di sana, dia bilang hambar.

Terus? Apakah itu salah?

Nurut saya tidak..

Semua orang punya selera masing-masing, semua orang punya lidah yang berbeda-beda perasanya.

Kita kembali ke fotografi.. Jangan merasa foto Anda kurang bagus jika banyak yang komentar ini itu.

Foto Anda, karya Anda.

Nikmati karya Anda sendiri.

Jika Anda fokus untuk memuaskan diri para komentator, Anda tidaklah menjadi diri Anda sendiri.

Foto Anda kehilangan jati diri Anda.

Foto Anda kehilangan “jiwa”-nya.

Jika Anda senang dengan konsep yang lucu-lucu, lanjutkan!

Jika Anda senang dengan konsep yang serem-serem, lanjutkan!

Konsep Anda akan membantu orang mengenali Anda.

Jangan takut untuk terus berkarya.

Seperti kata salah satu member komunitas Egg Attacker,

Fotografi itu seni yang nggak ada tolak ukur yang pas untuk menilai. Dan sejelek apa pun fotomu itulah hasil karyamu. Tuangkanlah jiwamu ke dalam mereka (red: mainan) supaya mereka tidak disebut lagi benda mati.- Jino

Terus berkarya dan salam telor!